Minggu, 12 Mei 2019

Mayjen Kivlan Zen Batal Dicegah ke Luar Negeri

Pengunjung juga suka ini :

Mayjen Kivlan Zen Batal Dicegah ke Luar Negeri - Polisi membatalkan untuk mencegah mantan kepala staf militer, Mayor Jenderal (pensiunan) komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Kivlan Zen. Pembatalan pencegahan Kivlan tercantum dalam surat Kepolisian Nasional Bareskrim nomor B / 3248.2 RES.1.1.3 / V / 2019 / Bareskrim tanggal 11 Mei 2019.

Mayjen Kivlan Zen Batal Dicegah ke Luar Negeri


"Dengan ini diberitahukan kepada Direktur Jenderal Imigrasi bahwa surat permintaan bantuan pencegahan asing nomor B / 3248 / RES.1.1.3 / V / 2019 / Bareskrim tanggal 10 Mei 2019 nama Mayor Jenderal TNI (Purn.) Kivlan Zen, tolong batalkan ", berbunyi dalam surat yang ditandatangani oleh komisaris utama Agus Nugroho, wakil direktur hukum pidana di kepolisian nasional Bareskrim.

Tempo mencoba mengonfirmasi keputusan Bareskrim untuk membatalkan larangan itu, tetapi sampai berita ini diturunkan, tidak ada tanggapan yang diberikan. Namun, kepala Unit Hubungan Masyarakat Biro Imigrasi, Sam Fernando, mengkonfirmasi bahwa partainya telah menerima surat pemecatan dari Bareskrim National Police.

"Surat itu diterima oleh kantor imigrasi pada jam 3 pagi," kata Sam setelah mengonfirmasi pembatalannya pada hari Sabtu, 11 Mei 2019. Setelah membatalkan pembatalan itu, Kivlan dapat kembali ke luar negeri .

Sebelumnya, polisi telah melarang kadal Kivlan bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Permintaan larangan dibuat dalam surat Kepolisian Nasional Bareskrim, nomor B / 3248 / RES.1.1.3 / V / 2019 / Bareskrim tanggal 10 Mei 2019.

Kivlan tunduk pada penuntutan pidana Spread News atau tipuan dengan UU No. 1 tahun 1946 terkait dengan KUHP, Pasal 14 dan / atau Pasal 15, dan UU No. 1 tahun 1946 yang berkaitan dengan Keamanan Negara atau hukum Makar terkait dengan hukum pidana atau pasal 163 bis jo pasal 107.

Peneliti lain menjadwalkan tinjauan Kivlan pada 13 Mei. Seperti diketahui, Kivlan dilaporkan oleh seorang bernama Jalaludin. Laporan tentang Kivlan diterima oleh polisi dengan nomor LP / B / 0442 / V / 2019 / Bareskrim tanggal 7 Mei 2019.